Di blog ini saya akan menulis beberapa makanan tradisional kerinci Pulau Pandan) : diantaranya adalah:
1. Cabe Wok
2. Cabe Umbu Kajleang
3. Gule Mujair
4. Gule Mdik
5. Cabe Duo
6. Cabe Betu Sngkan
7. Cabe Kamintan
8. Bih Thoang
9. Bih Pngaii
10. Bih Lumai
MTQ Tingkat Provinsi Jambi,,Kerinci sebagai Tuan rumah
Musyabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) yang diselengarakan oleh Provinsi jambi yang telah mempercayakan kepada kabupaten kerinci sebagai tuan rumah menempatkan DANAU KERINCI sebagai Arena utama MTQ.
Riuhnya masyarakat kerinci dalam menyambut suatu acara tahunan yang ini sangat berdampak positif bagi warga kerinci.
MTQ ini akan dibuka di arena utama yaitu danau kerinci..
di mulai pada tanggal 6 mei 2011.
Riuhnya masyarakat kerinci dalam menyambut suatu acara tahunan yang ini sangat berdampak positif bagi warga kerinci.
MTQ ini akan dibuka di arena utama yaitu danau kerinci..
di mulai pada tanggal 6 mei 2011.
CHAPTER I INTRODUCTION METODOLOGY PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (Studi Tentang Metode Yang Dominan Digunakan Guru Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan) By: RENGKI AFRIA, S. Pd
CHAPTER I
INTRODUCTION
METODOLOGY PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
(Studi Tentang Metode Yang Dominan Digunakan Guru Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan)
1.1. BACKGROUND OF THE PROBLEM
Pendidikan merupakan persoalan penting bagi semua umat, pendidikan menjadi tumpuan harapan untuk mengembangkan individu dan masyarakat. Pendidikan merupakan perubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam mendewasakan manusia melalui upaya pelatihan dan pengajaran.1
Pendidikan dalam pelaksanaannya selama ini dikenal sebagai usaha yang berbentuk bimbingan terhadap siswa guna mengantarkannya ke arah yang lebih baik. Pendidikan adalah suatu aspek yang diperhatikan dalam peningkatan pembangunan nasional. Sebagai warga negar, setiap orang harus menyadari akan pentingnya pendidikan, baik pendidikan agama maupun pendidikan umum. Suatu negara akan maju dan kokoh apabila masyarakatnya berilmu pengetahuan, beriman, bertakwa dan berahlak mulia.
Menurut Undang Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, dinyatakan bahwa: “ Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memuliki kekuatan spiritual keagamaan, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.2
Pendidikan adalah suatu kegiatan yang sadar akan tujuan. Dengan demikian tujuan pendidikan merupakan salah satu yang penting dalam kegiatan pendidikan. Pendidikan dikatakan sebagai usaha sadar yang disadari pelakunyan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan demikian tujuan merupakan salah satu komponen didalam pendidikan sejauh mana kepentingan pendidikan dan dari mana tujuan itu digali.3
Dari pernyataan di atas dapat penulis simpulkan bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan dan menumbuhkan seluruh aspek pribadi dalam mempersiapkan suatu kehidupan yang mulia dan berhasil dalam suatu masyarakat. Dalam pelaksanaannya, pendidikan sangat dipengaruhi oleh siapa pelakunya (tenaga Pengajar). Keberadaan tenaga pengajar dalam proses pembelajaran masih memegang peranan penting. Banyak unsur-unsur manusiawi yang diperlukan tenaga pengajar seperti sikap, sistem nilai, metode, perasaan, motivasi, kebiasaan dan lain lain, yang diharapkan merupakan hasil dari pembelajaran dapat tercapai melalui peran tenaga pengajar.
Pendidikan yang ada di Indonesia saat ini mempunyai banyak jenis, diantaranya adalah pendidikan Bahasa, IPA, Sejarah, Sosial, Seni dan sebagainya. Situasi kebahasaan di Indonesia menunjukkan bahwa disamping bahasa nasional dan bahsa daerah, terdapat juga pemakaian bahasa-bahasa asing seperti Bahasa Inggris Bahasa Arab dan lain sebagainya.
Bahasa merupakan suatu sistem lingkaran pita suara yang digunakan oleh kelompok sosial yang bekerja sama dan berkomunikasi. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan ide, konsep, dan perasaan. Jadi bahasa sangat penting karena dengan bahasa manusia dapat bekerja sama dengan yang lainnyadan hidup dengan lebih baik. Bahasa juga berfungsi sebagai alat komunikasi manusia, menulis atau berbicara tetapi fungsi ini termasuk kedalam 5 fungsi dasar menurut Cinerary disebut expresi, imformasi, penyelidikan, bujukan dan hiburan.4
Sebagai alat komunikasi, bahasa akan dapat menyampaikan pikiran dan perasaan. Penyampaian pikiran dan perasaan itu dapat dinyatakan dengan tanda-tanda berupa bunyi atau tulisan. Bunyi yang kita dengar atau ucapan-ucapan yang kita simak, dan huruf-huruf yang kita baca atau tulisan itu memiliki keberaturan dan bermakna yang jelas dan sempurna. Bentuk komunikasi yang menggunakan ujaran dianggap sebagai komunikasi yang mampu memahami dan memberi tanggapan terhadap apa yang diucapkan oleh orang lain. Tanggapan atau respon yang diberikan itu dapat berupa berita, pernyataan, perintah, jawaban, persetujuan, atau penolakan.5
Dari keterangan di atas dapat penulis simpulkan bahwa bahasa itu berarti alat komunikasi. Dengan bahasa manusia bisa mengerti dan memahami satu sama lain.
Di antara banyak ragam bahasa didunia salah satunya adalah Bahasa Inggris. Bahasa Inggris ialah Bahasa yang digunakan oleh banyak orang didunia. Bahasa Inggris juga disebut dengan bahasa internasional karena sangat penting dalam menunjang pendidikan.
Di Indonesia Khususnya, Bahasa Inggris menempati status sebagai bahasa asing yang dipelajari sebagai salah satu bidang studi wajib diberbagai tingkatan mulai dari level sekolah dasar, menengah serta diperguruan Tinggi. Disamping itu kita jumpai juga bahasa inggris dipelajari dan di ajarkan dilembaga-lembaga kursus bahasa asing yang peminatnya luar biasa banyaknya. Fenomena ini menunjukkan meski di Indonesia statusnya sebagai bahasa asing namun telah mendapat perhatian yang besar baik dari pihak pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri.
Berdasarkan teks di atas jelaslah bahwa pemerintah berusaha untuk merekomendasikan agar masyarakatnya mempelajari bahasa inggris supaya mampu dan dapat bersaing di era globalisasi.
Dalam mempelajari bahasa inggris tidaklah mudah dan merupakan hal yang sangat krusial didalam pembelajaran. Kadang-kadang siswa malas, bosan serta takut mengikuti pelajaran ini. Jadi tentu saja akan membuat ketidaknyamanan antara siswa dan guru dalam melakukan proses pembelajaran. Kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi itu ialah karena bahasa inggris bukanlah bahasa kita yang tidak dapat kita pelajari secara comprehensif, efektif dan efisien.
Oleh sebab itu didalam kesulitan pasti ada kemudahannya. Didalam pembelajaran bahasa inggris untuk membuat siswa bersemangat dan kreatif dalam belajar maka guru harus menggunakan metode-metode dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Metode mengajar merupakan salah satu komponen dari pada komponen pendidikan. Metode juga merupakan alat mencapai tujuan, yang didukung oleh alat-alat bantu mengajar, dan juga metode itu merupakan kebulatan dalam suatu sistem pendidika.6
Dengan metode, motivasi belajar siswa akan bertambah sehingga transformasi pelajaran dari guru kepada siswa akan mencapai sasaran dan keberhasilan. Namun dalam pembelajaran bahasa inggris sering terjadi perbedaan metode yang digunakan oleh guru dengan guru lainnya. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan pandangan atau aproach yang digunakan.
Di MTs Pulau Pandan banyak siswa yang merasakan kesulitan dalam menyerap dan memahami, apa lagi menguasai meteri bahasa inggris yang telah di ajarkan oleh gurunya. Bahkan banyak di antara mereka yang menganggap bahasa inggris sebagai sesuatu yang menakutkan karena terlalu terlalu dibebani sederet teks bahasa inggris. Jadi yang dipermasalahkan sekarang adalah bagaimana meningkatkan minat dan kualitas berbahasa inggris siswa sebagai bahasa yang sulit atau bahkan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan melalui metode-metode. Seperti hasi wawancara penulis dengan salah satu siswa MTs Pulau Pandan mengatakan bahwa “ Belajar bahasa inggris sangat sulit dimengerti, apalagi waktu diberi hafalan kosa kata jangankan mau menghafal membaca saja susah”.7 Hal ini merupakan tantangan yang segera harus di upayakan pemecahannya. Disini, peranan guru atau pendidik dan pakar bahasa ingris sangat dinantikan dengan metode-metode yang akan di ajarkannya.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis tertarik untuk meneliti tentang “ METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (Studi Tentang Metode Yang Dominan Digunakan Oleh Guru Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan).
1.2. RESEACH QUESTION
Setiap penelitian Pada awalnya karena adanya Masalah. Masalah penelitian timbul karena adanya tantangan, kesangsian dan kebingungan terhadap suatu hal atau fenomena.
Penelitian ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan sebagai berikut:
1.2.1. Apa saja Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.2.2. Bagaimana Penerapan Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.2.3. Metode Apa Yang Dominan Yang Digunakan Guru Bahasa Inggris Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.3. PURPOSE OF THE STUDY
Adapun tujuan penelitian ini adalah:
1.3.1. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.3.2. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Penerapan Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.3.3. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Metode Yang Dominan Yang Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.4. LIMITATION AND THE LIMITATION
Agar tidak terjadi kesalah pahaman maka penulis memberikan batasan dimana, Penelitian Ini terbatas Pada Metodologi Pembelajaran, Penerapan Metodologi Pembelajaran dan Metode yang Dominan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan.
1.5. SIGNIFICANT OF THE STUDY
Adapun kegunaan dari Penelitian ini adalah:
1.5.1. For the Teacher
Didalam melakukan proses pembelajaran hendaknya guru menyampaikan bahan ajar dengan menggunakan Metode-metode mengajar yang baik sehingga bahan pengajaran yang disampaikan mudah dicerna dan ditangkap oleh siswa-siswa.
1.5.2. For The Student
Supaya memperhatikan apa-apa saja yang di ajarkan oleh guru serta sebagai bahan perbandingan metode yang digunakan oleh guru-guru yang mengajar di kelas.
1.5.3. For The Writer
a. Untuk Melengkapi salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata 1 (S1) Dalam Bidang Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
b. Sebagai penambah wawasan dalam hal Mempelajari Bahasa Inggris dan diterapkan pada masa yang akan datang.
c. Memberikan Imformasi tentang bagaimana proses pembelajaran Bahasa Inggris Di Mts Pulau Pandan.
1.6. DEFINITION OF KEY TERMS
1.6.1. Methodology : Set Of Methods and Principles used to perform a particular activity.8
1.6.2. Learning : Knowledge gained by study.9
INTRODUCTION
METODOLOGY PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
(Studi Tentang Metode Yang Dominan Digunakan Guru Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan)
1.1. BACKGROUND OF THE PROBLEM
Pendidikan merupakan persoalan penting bagi semua umat, pendidikan menjadi tumpuan harapan untuk mengembangkan individu dan masyarakat. Pendidikan merupakan perubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam mendewasakan manusia melalui upaya pelatihan dan pengajaran.1
Pendidikan dalam pelaksanaannya selama ini dikenal sebagai usaha yang berbentuk bimbingan terhadap siswa guna mengantarkannya ke arah yang lebih baik. Pendidikan adalah suatu aspek yang diperhatikan dalam peningkatan pembangunan nasional. Sebagai warga negar, setiap orang harus menyadari akan pentingnya pendidikan, baik pendidikan agama maupun pendidikan umum. Suatu negara akan maju dan kokoh apabila masyarakatnya berilmu pengetahuan, beriman, bertakwa dan berahlak mulia.
Menurut Undang Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, dinyatakan bahwa: “ Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memuliki kekuatan spiritual keagamaan, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.2
Pendidikan adalah suatu kegiatan yang sadar akan tujuan. Dengan demikian tujuan pendidikan merupakan salah satu yang penting dalam kegiatan pendidikan. Pendidikan dikatakan sebagai usaha sadar yang disadari pelakunyan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan demikian tujuan merupakan salah satu komponen didalam pendidikan sejauh mana kepentingan pendidikan dan dari mana tujuan itu digali.3
Dari pernyataan di atas dapat penulis simpulkan bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan dan menumbuhkan seluruh aspek pribadi dalam mempersiapkan suatu kehidupan yang mulia dan berhasil dalam suatu masyarakat. Dalam pelaksanaannya, pendidikan sangat dipengaruhi oleh siapa pelakunya (tenaga Pengajar). Keberadaan tenaga pengajar dalam proses pembelajaran masih memegang peranan penting. Banyak unsur-unsur manusiawi yang diperlukan tenaga pengajar seperti sikap, sistem nilai, metode, perasaan, motivasi, kebiasaan dan lain lain, yang diharapkan merupakan hasil dari pembelajaran dapat tercapai melalui peran tenaga pengajar.
Pendidikan yang ada di Indonesia saat ini mempunyai banyak jenis, diantaranya adalah pendidikan Bahasa, IPA, Sejarah, Sosial, Seni dan sebagainya. Situasi kebahasaan di Indonesia menunjukkan bahwa disamping bahasa nasional dan bahsa daerah, terdapat juga pemakaian bahasa-bahasa asing seperti Bahasa Inggris Bahasa Arab dan lain sebagainya.
Bahasa merupakan suatu sistem lingkaran pita suara yang digunakan oleh kelompok sosial yang bekerja sama dan berkomunikasi. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan ide, konsep, dan perasaan. Jadi bahasa sangat penting karena dengan bahasa manusia dapat bekerja sama dengan yang lainnyadan hidup dengan lebih baik. Bahasa juga berfungsi sebagai alat komunikasi manusia, menulis atau berbicara tetapi fungsi ini termasuk kedalam 5 fungsi dasar menurut Cinerary disebut expresi, imformasi, penyelidikan, bujukan dan hiburan.4
Sebagai alat komunikasi, bahasa akan dapat menyampaikan pikiran dan perasaan. Penyampaian pikiran dan perasaan itu dapat dinyatakan dengan tanda-tanda berupa bunyi atau tulisan. Bunyi yang kita dengar atau ucapan-ucapan yang kita simak, dan huruf-huruf yang kita baca atau tulisan itu memiliki keberaturan dan bermakna yang jelas dan sempurna. Bentuk komunikasi yang menggunakan ujaran dianggap sebagai komunikasi yang mampu memahami dan memberi tanggapan terhadap apa yang diucapkan oleh orang lain. Tanggapan atau respon yang diberikan itu dapat berupa berita, pernyataan, perintah, jawaban, persetujuan, atau penolakan.5
Dari keterangan di atas dapat penulis simpulkan bahwa bahasa itu berarti alat komunikasi. Dengan bahasa manusia bisa mengerti dan memahami satu sama lain.
Di antara banyak ragam bahasa didunia salah satunya adalah Bahasa Inggris. Bahasa Inggris ialah Bahasa yang digunakan oleh banyak orang didunia. Bahasa Inggris juga disebut dengan bahasa internasional karena sangat penting dalam menunjang pendidikan.
Di Indonesia Khususnya, Bahasa Inggris menempati status sebagai bahasa asing yang dipelajari sebagai salah satu bidang studi wajib diberbagai tingkatan mulai dari level sekolah dasar, menengah serta diperguruan Tinggi. Disamping itu kita jumpai juga bahasa inggris dipelajari dan di ajarkan dilembaga-lembaga kursus bahasa asing yang peminatnya luar biasa banyaknya. Fenomena ini menunjukkan meski di Indonesia statusnya sebagai bahasa asing namun telah mendapat perhatian yang besar baik dari pihak pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri.
Berdasarkan teks di atas jelaslah bahwa pemerintah berusaha untuk merekomendasikan agar masyarakatnya mempelajari bahasa inggris supaya mampu dan dapat bersaing di era globalisasi.
Dalam mempelajari bahasa inggris tidaklah mudah dan merupakan hal yang sangat krusial didalam pembelajaran. Kadang-kadang siswa malas, bosan serta takut mengikuti pelajaran ini. Jadi tentu saja akan membuat ketidaknyamanan antara siswa dan guru dalam melakukan proses pembelajaran. Kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi itu ialah karena bahasa inggris bukanlah bahasa kita yang tidak dapat kita pelajari secara comprehensif, efektif dan efisien.
Oleh sebab itu didalam kesulitan pasti ada kemudahannya. Didalam pembelajaran bahasa inggris untuk membuat siswa bersemangat dan kreatif dalam belajar maka guru harus menggunakan metode-metode dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Metode mengajar merupakan salah satu komponen dari pada komponen pendidikan. Metode juga merupakan alat mencapai tujuan, yang didukung oleh alat-alat bantu mengajar, dan juga metode itu merupakan kebulatan dalam suatu sistem pendidika.6
Dengan metode, motivasi belajar siswa akan bertambah sehingga transformasi pelajaran dari guru kepada siswa akan mencapai sasaran dan keberhasilan. Namun dalam pembelajaran bahasa inggris sering terjadi perbedaan metode yang digunakan oleh guru dengan guru lainnya. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan pandangan atau aproach yang digunakan.
Di MTs Pulau Pandan banyak siswa yang merasakan kesulitan dalam menyerap dan memahami, apa lagi menguasai meteri bahasa inggris yang telah di ajarkan oleh gurunya. Bahkan banyak di antara mereka yang menganggap bahasa inggris sebagai sesuatu yang menakutkan karena terlalu terlalu dibebani sederet teks bahasa inggris. Jadi yang dipermasalahkan sekarang adalah bagaimana meningkatkan minat dan kualitas berbahasa inggris siswa sebagai bahasa yang sulit atau bahkan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan melalui metode-metode. Seperti hasi wawancara penulis dengan salah satu siswa MTs Pulau Pandan mengatakan bahwa “ Belajar bahasa inggris sangat sulit dimengerti, apalagi waktu diberi hafalan kosa kata jangankan mau menghafal membaca saja susah”.7 Hal ini merupakan tantangan yang segera harus di upayakan pemecahannya. Disini, peranan guru atau pendidik dan pakar bahasa ingris sangat dinantikan dengan metode-metode yang akan di ajarkannya.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis tertarik untuk meneliti tentang “ METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS (Studi Tentang Metode Yang Dominan Digunakan Oleh Guru Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan).
1.2. RESEACH QUESTION
Setiap penelitian Pada awalnya karena adanya Masalah. Masalah penelitian timbul karena adanya tantangan, kesangsian dan kebingungan terhadap suatu hal atau fenomena.
Penelitian ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan sebagai berikut:
1.2.1. Apa saja Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.2.2. Bagaimana Penerapan Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.2.3. Metode Apa Yang Dominan Yang Digunakan Guru Bahasa Inggris Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.3. PURPOSE OF THE STUDY
Adapun tujuan penelitian ini adalah:
1.3.1. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.3.2. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Penerapan Metodologi Pembelajaran Bahasa Inggris Di MTs Pulau Pandan?
1.3.3. Untuk mengetahui secara mendalam tentang Metode Yang Dominan Yang Digunakan oleh Guru Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan?
1.4. LIMITATION AND THE LIMITATION
Agar tidak terjadi kesalah pahaman maka penulis memberikan batasan dimana, Penelitian Ini terbatas Pada Metodologi Pembelajaran, Penerapan Metodologi Pembelajaran dan Metode yang Dominan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Pulau Pandan.
1.5. SIGNIFICANT OF THE STUDY
Adapun kegunaan dari Penelitian ini adalah:
1.5.1. For the Teacher
Didalam melakukan proses pembelajaran hendaknya guru menyampaikan bahan ajar dengan menggunakan Metode-metode mengajar yang baik sehingga bahan pengajaran yang disampaikan mudah dicerna dan ditangkap oleh siswa-siswa.
1.5.2. For The Student
Supaya memperhatikan apa-apa saja yang di ajarkan oleh guru serta sebagai bahan perbandingan metode yang digunakan oleh guru-guru yang mengajar di kelas.
1.5.3. For The Writer
a. Untuk Melengkapi salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata 1 (S1) Dalam Bidang Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
b. Sebagai penambah wawasan dalam hal Mempelajari Bahasa Inggris dan diterapkan pada masa yang akan datang.
c. Memberikan Imformasi tentang bagaimana proses pembelajaran Bahasa Inggris Di Mts Pulau Pandan.
1.6. DEFINITION OF KEY TERMS
1.6.1. Methodology : Set Of Methods and Principles used to perform a particular activity.8
1.6.2. Learning : Knowledge gained by study.9
PIDATO BAHASA INGGRIS
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Firstly, I would like to say thank you very much for the MC and juries who have given me
opportunity to deliver this English speech.
Ladies and Gentlemen;
It is a great honor for me to stand here and give a brief speech entitled “Formal Education
in Indonesia”
Brothers and Sisters;
Education system in our country is divided into two major parts, they are formal and
non-formal. A formal education is divided into three levels: primary, secondary and
tertiary education. While non-formal education is carried out for the learners who get
difficulties to meet the requirements in formal education. An example of non-formal
education is PLS (Pendidikan Luar Sekolah). Both formal and non-formal education aim
at establishing the education process in our country.
Ladies and Gentlemen;
As I have stated previously, formal education involves three levels: primary, secondary
and tertiary education. Before entering primary or elementary school, children in our
country usually have attended kindergarten, or known as Taman Kanak-kanak. But this
education is not compulsory for Indonesian citizens, as the aim of this is just to prepare
them for primary school.
Children ages 7–12 attend primary education at Elementary School or Sekolah Dasar.
This level of education is compulsory for all Indonesian citizens. Similar to education
systems in the U.S. and Australia, students must study for six years to complete this level.
Some schools offer an accelerated learning program, where students who perform well
can finish elementary school in five years.
The next level is secondary education. After graduating from elementary school, students
attend Middle School or Junior High School (Sekolah Menengah Pertama) for three years
from the age of 13-15. After three years of schooling and graduation, students may move
on to Senior High School. In Indonesia, this school is basically divided into two kinds:
SMA (Sekolah Menengah Atas) and SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). SMA is
different with SMK in their studies. The students at SMA are prepared to advance to
tertiary education or university, while students of SMK as a vocational school are
prepared to be ready to work after finishing their school without going to
university/college.
The last level of education in our country is tertiary education. Students who have
graduated from senior high school may attend to university or academy. They can choose
any kinds of university or academy based on their interests or scopes of knowledge, for
example majoring in English, Mathematics, or teacher training university.
Ladies and Gentlemen;
Brothers and Sisters;
I think that’s all my speech. I hope my brief description on the formal education in our
country will be useful for us.
Finally, I would like to say sorry if there are mistakes in my speech words.
Thank you very much for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Assalamu ‘alaikum wr. Wb
Good Afternoon,
Honorable all the juries and the committee of this English speech contest.
First of all, let’s thank to Allah SWT who has given us many mercies and blessing so we
can join this program without any troubles. Secondly, I would like to introduce myself.
My name is ……. I am a student of …..
Well, ladies and gentlemen, in this occasion I would like to tell you about environment.
Environment is everything around us. Environment consists of two main parts which are
biotic and a biotic environment. Biotic environment is everything around us which are
live, for example plants, animals and human beings. While a biotic environment is
everything around us which are not live, for example stone, water, wind, land and etc.
We must protect our environment as good as possible because it can influence our live.
As we know that Indonesia has many tropical forests and it is a source of nature which
can help people live peacefully. So as human being we should preserve the forest.
There are some efforts which should be done by all people:
1. Not cutting down the trees in the forest
2. Planting any kinds of trees in the barren area of the forest
Cutting down the trees in the forest can cause many disasters for human beings. Of
course it can cause flood because the rain water can’t be absorbed by the root of plants so
the water flows directly to the ground. There are many damage caused by the flood,
many people being homeless because of flood, the flood kill many kinds of pet, many
factories can’t produce anything, transportation can’t run well because the bridge is
broken and so on. How horrified the flood is…!!
Actually, the disasters above can be minimized if all of human beings can preserve our
environment and we must pay more attention to the environment whenever and
wherever. We must not throw away rubbish anywhere which can disturb the flowing of
the river water. We should plant any kinds of trees in the barren area or in side of the
road.
By doing those simple efforts, it means we have participated in the preservation of our
environment.
I think that’s all and thank you very much for your attention.
Wassalamu ‘alaikum wr. Wb
Firstly, I would like to say thank you very much for the MC and juries who have given me
opportunity to deliver this English speech.
Ladies and Gentlemen;
It is a great honor for me to stand here and give a brief speech entitled “Formal Education
in Indonesia”
Brothers and Sisters;
Education system in our country is divided into two major parts, they are formal and
non-formal. A formal education is divided into three levels: primary, secondary and
tertiary education. While non-formal education is carried out for the learners who get
difficulties to meet the requirements in formal education. An example of non-formal
education is PLS (Pendidikan Luar Sekolah). Both formal and non-formal education aim
at establishing the education process in our country.
Ladies and Gentlemen;
As I have stated previously, formal education involves three levels: primary, secondary
and tertiary education. Before entering primary or elementary school, children in our
country usually have attended kindergarten, or known as Taman Kanak-kanak. But this
education is not compulsory for Indonesian citizens, as the aim of this is just to prepare
them for primary school.
Children ages 7–12 attend primary education at Elementary School or Sekolah Dasar.
This level of education is compulsory for all Indonesian citizens. Similar to education
systems in the U.S. and Australia, students must study for six years to complete this level.
Some schools offer an accelerated learning program, where students who perform well
can finish elementary school in five years.
The next level is secondary education. After graduating from elementary school, students
attend Middle School or Junior High School (Sekolah Menengah Pertama) for three years
from the age of 13-15. After three years of schooling and graduation, students may move
on to Senior High School. In Indonesia, this school is basically divided into two kinds:
SMA (Sekolah Menengah Atas) and SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). SMA is
different with SMK in their studies. The students at SMA are prepared to advance to
tertiary education or university, while students of SMK as a vocational school are
prepared to be ready to work after finishing their school without going to
university/college.
The last level of education in our country is tertiary education. Students who have
graduated from senior high school may attend to university or academy. They can choose
any kinds of university or academy based on their interests or scopes of knowledge, for
example majoring in English, Mathematics, or teacher training university.
Ladies and Gentlemen;
Brothers and Sisters;
I think that’s all my speech. I hope my brief description on the formal education in our
country will be useful for us.
Finally, I would like to say sorry if there are mistakes in my speech words.
Thank you very much for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Assalamu ‘alaikum wr. Wb
Good Afternoon,
Honorable all the juries and the committee of this English speech contest.
First of all, let’s thank to Allah SWT who has given us many mercies and blessing so we
can join this program without any troubles. Secondly, I would like to introduce myself.
My name is ……. I am a student of …..
Well, ladies and gentlemen, in this occasion I would like to tell you about environment.
Environment is everything around us. Environment consists of two main parts which are
biotic and a biotic environment. Biotic environment is everything around us which are
live, for example plants, animals and human beings. While a biotic environment is
everything around us which are not live, for example stone, water, wind, land and etc.
We must protect our environment as good as possible because it can influence our live.
As we know that Indonesia has many tropical forests and it is a source of nature which
can help people live peacefully. So as human being we should preserve the forest.
There are some efforts which should be done by all people:
1. Not cutting down the trees in the forest
2. Planting any kinds of trees in the barren area of the forest
Cutting down the trees in the forest can cause many disasters for human beings. Of
course it can cause flood because the rain water can’t be absorbed by the root of plants so
the water flows directly to the ground. There are many damage caused by the flood,
many people being homeless because of flood, the flood kill many kinds of pet, many
factories can’t produce anything, transportation can’t run well because the bridge is
broken and so on. How horrified the flood is…!!
Actually, the disasters above can be minimized if all of human beings can preserve our
environment and we must pay more attention to the environment whenever and
wherever. We must not throw away rubbish anywhere which can disturb the flowing of
the river water. We should plant any kinds of trees in the barren area or in side of the
road.
By doing those simple efforts, it means we have participated in the preservation of our
environment.
I think that’s all and thank you very much for your attention.
Wassalamu ‘alaikum wr. Wb
Langganan:
Postingan (Atom)
PSIKOLINGUISTIK PENGERTIAN Secara etimologis, istilah psikolingustik berasal dari dua kata yaitu, Psikologi dan Linguistik. Kedua kata...

-
Sumber: Google Berikut disajikan daftar 53 jurnal bidang linguistik (bahasa Arab, Inggris, Indonesia), sastra, dan pengajarannya yang terakr...
-
MAKALAH FENOMENOLOGI “Di Buat Untuk Memenuhi Tugas Kelompok Pada Mata Kul i ah Filsafat Ilmu ” DOSEN: Dr. Mhd. Nur, M.S...
-
UJIAN TENGAH SEMESTER ANALISIS WACANA Oleh: Rengki Afria 1. Jelaskan pemahaman saudara tentang Wacana, Analisis Wacana, Ana...